mercredi, février 06, 2008

My Dear Friend

Teman baruku yang satu ini ternyata telah membuktikan dirinya sangat amat berguna kemarin. Ia mengikuti aku ke mana-mana, tak pernah mengomel, dan manfaat keberadaan dirinya selalu terasa setiap hari.

Pagi hari ketika aku berangkat, ia menawarkan diri untuk ikut bersamaku.
Pagi hari ketika aku sadar kuku jariku panjang dan tajam, ia menawarkan sebuah kikir.
Menjelang siang ketika aku kesulitan membuka tutup teh botol, ia menawarkan sebuah pembuka tutup botol.
Siang hari ketika aku ingin memotong kertas dan merapikan foto, ia menawarkan sebuah pisau.
Sore hari ketika aku tak bisa membuka kaleng, ia menawarkan sebuah pembuka kaleng.
Malam hari ketika aku selesai makan, ia menawarkan sebuah tusuk gigi.
Malam itu juga ketika sebuah duri menusuk gusiku, ia menawarkan sebuah pinset.

Terima kasih untuk sahabat merahku.

1 commentaire:

ipeh a dit…

mm, lemme guess..










...swiss army knife?